Problem awal
Tim AI yang mengoperasikan beberapa LLM router, coding agents, dan provider sering kehilangan gambaran utuh tentang konsumsi token. Log tersebar membuat biaya per proyek sulit ditelusuri, nilai rata-rata menyembunyikan lonjakan latensi P95, dan error provider baru terlihat setelah pengguna mengeluh. Mengandalkan layanan observabilitas eksternal juga menambah biaya serta memindahkan data trafik AI ke pihak ketiga. Tanpa pencatatan terpusat, tim harus menggabungkan data manual sebelum dapat menentukan model mana yang mahal, lambat, atau sering gagal.
Cara kami menyelesaikan
RouterLens menyediakan endpoint ingestion untuk mencatat setiap panggilan model sebagai event terstruktur. Dashboard menampilkan penggunaan token, estimasi biaya, latensi rata-rata dan P95, error, serta rincian berdasarkan provider, model, proyek, dan agen. Harga dapat ditetapkan per model, sementara model tanpa harga ditandai agar biaya tidak tercatat menyesatkan. Backend Go menyajikan API sekaligus frontend React yang tertanam dalam satu binary, dengan PostgreSQL sebagai satu-satunya layanan pendamping. Pendekatan self-hosted menjaga data trafik tetap berada di infrastruktur pengguna. API key per proyek, sesi admin yang dapat dicabut, deduplikasi event, pencarian log, dan ekspor CSV mendukung operasional serta audit tanpa menambahkan antrean atau cache terpisah.
Punya ide?
Mari bicarakan.
Free 30-min consultation. Kami bantu validasi scope dan estimasi sebelum proyek dimulai.

