Problem awal
Bisnis retail perlu mengetahui bukan hanya jumlah stok, tetapi juga nilai persediaan dan biaya barang yang benar berdasarkan batch pembelian. Ketika penjualan, pembelian, dan mutasi stok tersebar di menu berbeda atau direkap ulang melalui spreadsheet, penelusuran HPP menjadi lambat dan rawan salah. Sistem POS yang memiliki terlalu banyak modul juga dapat membebani operator dengan menu di luar kebutuhan harian. Tanpa kartu stok dan perhitungan FIFO yang konsisten, pemilik bisnis sulit memeriksa asal saldo, lapisan biaya yang tersisa, serta dampak transaksi terhadap nilai persediaan.
Cara kami menyelesaikan
Sistem POS ini mempertahankan alur kasir, penjualan, pembelian, serta master produk, lalu menambahkan modul persediaan berbasis FIFO. Setiap pembelian dicatat sebagai lapisan biaya, sedangkan pengeluaran barang mengonsumsi lapisan tertua lebih dahulu. Hasil perhitungan disajikan sebagai sisa stok, HPP kumulatif, nilai persediaan, dan kartu stok dengan saldo berjalan. CodeIgniter 4 menangani aplikasi web dan MariaDB menyimpan transaksi. Logika FIFO diisolasi sebagai library tanpa akses database, sehingga perhitungannya dapat diperiksa melalui pengujian mandiri. Menu di luar ruang lingkup operasional disembunyikan secara non-destruktif agar antarmuka lebih ringkas, sementara data dan fungsi POS yang sudah ada tetap dipertahankan.
Punya ide?
Mari bicarakan.
Free 30-min consultation. Kami bantu validasi scope dan estimasi sebelum proyek dimulai.

