ChasaWorksChasaWorks
Mulai Proyek
Cover API Backend HRIS menampilkan mockup code editor dengan JSON response dan elemen analitik performa server
Studi Kasus · Backend Service

API Backend HRIS Multi-Tenant dengan Golang dan RBAC

API backend HRIS ini dirancang untuk perusahaan yang butuh pemrosesan data karyawan cepat dan aman tanpa bottleneck saat jumlah staf bertambah. Dibangun menggunakan Golang dengan prinsip Hexagonal Architecture, sistem ini memisahkan business logic dari infrastruktur. Hasilnya, query database PostgreSQL via SQLC dan caching Redis berjalan sangat efisien. Fitur utamanya mencakup Role-Based Access Control (RBAC) yang sangat granular—memungkinkan pengaturan hak akses spesifik seperti persetujuan cuti atau akses payroll per departemen. Menariknya, platform ini memiliki kapabilitas translasi otomatis. Seluruh core logic menggunakan bahasa Inggris untuk standar developer, namun response API diterjemahkan langsung ke bahasa Mandarin via Google Translate API sebelum diterima oleh frontend. Cocok untuk perusahaan multinasional yang membutuhkan fondasi sistem kepegawaian solid dan siap di-deploy dalam 15 menit.

Klien
Open Source
Industri
Backend API
Durasi
Open source project
Tahun
2026
01 — Konteks

Problem awal

Banyak perusahaan multinasional kesulitan mensinkronisasi sistem kepegawaian mereka karena kendala bahasa dan lambatnya performa aplikasi saat jumlah karyawan bertambah. Sistem HRIS monolitik tradisional sering kali mencampur aduk business logic dengan akses database, sehingga ketika ada perubahan aturan payroll atau hak akses, seluruh sistem rentan mengalami downtime. Selain itu, tim HR di cabang luar negeri sering terkendala antarmuka aplikasi yang tidak mendukung bahasa lokal mereka, membuat proses administrasi harian seperti persetujuan cuti atau rekap absensi menjadi tidak efisien dan rawan kesalahan.

02 — Pendekatan

Cara kami menyelesaikan

API backend ini dibangun untuk memutus semua masalah skalabilitas tersebut melalui pendekatan Hexagonal Architecture. Dengan memisahkan logika bisnis murni dari infrastruktur, pemeliharaan kode menjadi jauh lebih aman dan terprediksi. Sistem ini menggunakan Golang untuk memastikan performa tinggi, dipadukan dengan skema PostgreSQL multi-tenant dan Redis caching agar response time tetap instan meski diakses ribuan karyawan bersamaan. Untuk mengatasi kendala bahasa, sistem menerapkan translation boundary yang unik: seluruh pemrosesan data internal tetap menggunakan bahasa Inggris sebagai standar global, namun response API secara otomatis diterjemahkan ke bahasa Mandarin sebelum dikirim ke pengguna. Ditambah dengan kontrol akses RBAC yang sangat granular, manajemen bisa mengatur wewenang spesifik tiap divisi tanpa khawatir terjadi kebocoran data antar departemen.

Go
03 — Hasil

Yang berubah setelah launch

Semua portfolioBerikutnya: Open Source
Accepting New Projects

Punya ide?
Mari bicarakan.

Free 30-min consultation. Kami bantu validasi scope dan estimasi sebelum proyek dimulai.

Jakarta, Indonesia · Remote-friendly