Problem awal
Mengelola satu bengkel secara manual dengan buku catatan mungkin masih bisa dilakukan, namun ketika bisnis berkembang menjadi beberapa cabang atau sistem franchise, masalah mulai bermunculan. Pemilik kesulitan melacak ketersediaan stok sparepart secara real-time antar lokasi, riwayat servis pelanggan sering hilang, dan rekapan pendapatan harian memakan waktu berjam-jam untuk dicocokkan. Selain itu, membangun infrastruktur software dari nol untuk banyak penyewa (multi-tenant) seringkali berujung pada biaya server yang membengkak dan performa aplikasi yang lambat saat jam sibuk operasional bengkel.
Cara kami menyelesaikan
Platform manajemen bengkel ini dirancang khusus untuk menyelesaikan kerumitan operasional multi-cabang melalui pendekatan arsitektur modular monolith. Menggunakan Go di sisi backend, sistem mampu memproses ribuan transaksi servis dan mutasi stok secara bersamaan dengan penggunaan memori yang sangat efisien. Setiap cabang bengkel mendapatkan ruang kerja terisolasi sehingga privasi data pelanggan dan keuangan tetap terjaga. Untuk operasional harian, kasir dan mekanik menggunakan dasbor React yang merespons instan tanpa perlu memuat ulang halaman. Sebagai nilai tambah untuk pemasaran, sistem ini otomatis menyediakan halaman landing teroptimasi SEO untuk setiap cabang menggunakan Next.js, membantu bengkel lebih mudah ditemukan oleh calon pelanggan di mesin pencari.
Yang berubah setelah launch
Punya ide?
Mari bicarakan.
Free 30-min consultation. Kami bantu validasi scope dan estimasi sebelum proyek dimulai.

