Problem awal
Tim developer sering kesulitan memperbarui fitur manajemen konten karena logika bisnis dan akses database bercampur dalam satu tempat. Saat platform e-commerce membutuhkan format banner baru atau penyesuaian tata letak homepage, perubahan kecil di backend bisa memicu bug pada sistem lain. Selain itu, penggunaan database relasional tradisional untuk data konten yang dinamis kerap kali membatasi kecepatan iterasi, memaksa tim untuk terus melakukan migrasi skema yang berisiko tinggi dan memakan waktu.
Cara kami menyelesaikan
Layanan API ini menyelesaikan tantangan tersebut dengan menerapkan arsitektur Domain-Driven Design (DDD) di atas ekosistem Spring Boot dan Java 21. Logika pengelolaan konten diisolasi secara ketat, memastikan pembaruan fitur banner atau promosi tidak mengganggu core service lainnya. Untuk mengatasi masalah kekakuan data, MongoDB dipilih sebagai ruang penyimpanan utama, memberikan fleksibilitas penuh terhadap format dokumen konten yang dinamis tanpa perlu migrasi skema yang rumit. Endpoint REST yang dihasilkan sangat terstandarisasi, memungkinkan tim frontend untuk langsung menarik data homepage dan menampilkannya di aplikasi Next.js dengan latensi minimal.
Yang berubah setelah launch
Punya ide?
Mari bicarakan.
Free 30-min consultation. Kami bantu validasi scope dan estimasi sebelum proyek dimulai.

